Ada waktu untuk berduka.. ada waktu tuk menangis.. Segala sesuatu ada waktunya..
Starting well and Finishing well. Our Mom has done it..
Banyak hal yg kita kagumi dari Ibu, dan hal pertama adalah kasihnya yg tulus..
Yang tak akan lekang dari pikiran & tak dapat terlupakan oleh waktu.. Ibu Gembala yang tercinta..
  
TEXT SERMONS
Untuk Itulah Aku Datang Ke Dalam Dunia Ini
09 Juni 2012
Nats : Maz 10:16
Pdt.Daniel Tanzil

Kalau Tuhan adalah Raja, itu berarti segala sesuatu ada dalam tangan kuasaNya. Dan ketika kita menjadikan Dia sebagai Raja berarti hidup kitapun ada dalam kuasa tanganNya. Tuhan adalah satu-satunya RAJA yang tak terkalahkan
RESIZE FONT   [ STANDARD   |   BIG   |   BIGGEST ]

"Untuk Itulah Aku Datang Ke Dalam Dunia Ini"
Ini adalah sebuah pernyataan Yesus di hadapan Pilatus ( Yohanes 18:37). Misi Tuhan Yesus datang  ke dunia berhubungan dengan kerajaan Allah. Sejak Yesus lahir,  Dia sudah disebut sebagai Raja terbukti orang-orang majus datang menyembahNya, kalau bukan raja tidak mungkin disembah. Bahkan ketika disalibkan Ia juga disebut sebagai Raja, ada tulisan INRI yg terpampang di atas kayu salib yg artinya inilah raja orang Yahudi, diawali dengan raja dan ditutup dengan raja dan bahkan  satu saat Dia juga akan datang kembali sebaga Raja. Itu sebabnya mengenal pribadi Tuhan sebagai Raja, Jehovah Melek, itu penting. Namun bukan hanya raja,  di dalam kitab  Wahyu juga disebutkan Dialah Raja di atas segala raja. Dan kita juga sedang menantikan kerajaan 1000 tahun damai. Lalu siapakah raja itu? Dialah Tuhan Yesus Kristus! Raja di atas segala raja!

Apakah tujuan Yesus datang ke dalam dunia sebagai Raja? Untuk menaklukkan kuasa maut.
I Korintus 15:25-27 "Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya. Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.   Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya."

Dalam pelayananNya, Yesus juga menekankan soal kerajaan. IA mengajarkan Kerajaan Allah sebagai skala prioritas hidup manusia. Mengapa Yesus mengajarkan prioritas semua manusia adalah mencari KerajaanNya (  Matius 6:33 ). Sebab kewargaan kita ada disurga ( Fil 3:20 ), bukan di bumi ini, itu sebabnya jgn kita mencari perkara yg dibumi tetapi carilah perkara yg di atas. Dalam pelayanan Yesus, pertama-tama Dia juga  memperkenalkan  konsep kerajaan ini kepada manusia, "Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Matius 4:17). Kerajaan Surga sudah dekat.
Lalu apa itu Kerajaan Surga? Kerajaan Surga adalah suatu pemerintahaan dimana Tuhan yg berkuasa penuh sebagai seorang Raja atas alam semesta ini, karena Dia adalah Sang Pencipta alam semesta ini. Inilah mengapa Alkitab menyatakan, “TUHANlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.” (Mazmur 24:1). Juga dalam doa Bapa Kami ditutup dengan kalimat " Engkaulah yg empunya KERAJAAN dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. " Tuhanlah yg empunya semuanya, sebab apa? Sebab Dia adalah Raja,  dimana seorang raja berkuasa penuh atas wilayah kekuasaannya. Wilayah, sumber, dan orang2nya/rakyat, semuanya adalah milik pribadi raja. Raja sepenuhnya berhak memiliki semuanya itu. Dia juga yg empunya hidup kita. Yesus sebagai Raja di atas segala raja yg berhak memerintah atas hidup kita. Raja sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dan merupakan perwujudan sebuah kerajaan sebagai bentuk kedaulatan yang seutuhnya.

Otoritas mengalir dari raja dan perkataan raja memiliki kedudukan tertinggi. Perkataan raja merupakan hukum yg berlaku & menentukan standart serta aturan kerajaan.  Perkataana raja sudah merupakan konstitusi suatu kerajaan. Konstitusi merupakan undang-undang dan perintah Sang Raja bagi rakyatnya. Perintah, ketetapan, peraturan semuanya itu berasal dari ucapan raja, dari Jehovah Melek dan itu sah. Tuhan tidak pernah salah di dalam membuat ketetapan, perintah dan peraturan. Alkitab mengandung konstitusi Kerajaan Allah yg menjelaskan kehendak dan pikiranNya bagi rakyatNya/UmatNya ( Ul 5:31 ). Firman Tuhan mengandung perintah, ketetapan dan peraturan dan ini adalah peraturan yg tidak pernah berubah, dulu sekarang sampai selama-lamanya. Ini bedanya dgn Undang-Undang yg dibuat manusia yg bisa berubah sesuai dgn masa dan kebutuhan. Hukum dalam kerajaan tidak dapat diubah oleh rakyat, baik oleh perorangan maupun melalui voting ataupun perdebatan. Pemberontakan melawan hukum sama dengan pemberontakan melawan raja. Raja Daud mengerti akan prinsip perkataan raja ketika dia mengatakan: “RahmatMu berlimpah, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukumMu” Mazmur 119:156.

Filipi 3:20, “Karena KEWARGAAN kita adalah DI DALAM SORGA, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.” Setiap orang percaya terhisap sebagai warga negara surga. Lalu apa keistimewaan menjadi warga negara surga?
Inilah hak istimewa kita sebagai warga negara surga :  
1. Berhak mendapat jaminan perlindungan dan pembelaan
2. Berhak mendapat jaminan pemeliharaan, kelangsungan hidup kita di bumi ini dijamin Tuhan

KIta berhak atas perlindungan Tuhan, berhak atas kasih karunia Tuhan, berhak atas pemeliharaan Tuhan, dan berhak atas kekuatan dari Tuhan,  bahkan ribuan janji Tuhan menjadi hak kita.
Yesus sudah membayar di Kalvari supaya setiap orang mempunyai kewarganegaraan itu. Dia membayar bukanlah dgn harga murah, tetapi amat mahal. Dia harus membayar dengan nyawaNya sendiri. Secara rohani kita bukanlah berasal dari dunia ini, seperti Yesus katakan, “Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena KAMU BUKAN DARI DUNIA, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu” (Yoh. 15:19). Kewarganegaraan kerajaan merupakan keistimewaan setiap warga kerajaan karena mereka dipilih oleh raja. Raja yg memilih rakyatnya, bukan rakyat yg memilih raja. Yesus yg memilih murid-muridNya ( Matius 4:17-19 ).

Timbul pertanyaan: Mengapa Tuhan terapkan sistim Kerajaan ? Sebab yg memerintah itu adalah Raja dan yg akan datang kembali itu juga adalah Raja.
Wahyu 19:6b-7 " "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia."
Inti berita ini : Yesus akan datang kembali sbg raja dan kita sbg warga kerajaan surga sekaligus sbg Mempelai Perempuan Tuhan, kita hrs mempersiapkan diri krn tak lama lagi Tuhan akan datang kembali sebagai Raja. Salah seorang penjahat di sebelah Yesus menyadari hal ini kalau nantinya Yesus akan datang kembali sebagai bukan sebagai Juruselamat, bukan sebagai Tabib, bukan sebagai Guru, bukan sebagai Imam, tapi sebagai Raja, itu sebabnya ia berkata dalam Lukas 23:42 "Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
Bagaimana dengan kita? Apakah kita  masih bersikap masa bodoh bahwa Tuhan akan datang kembali sebagai Raja? Kalau kita menyadari itu maka sudah seharusnya kita segera membenahi diri dan mempersiapkan diri, sebab bagi Raja tidak ada pengampunan. Bagi Raja tidak ada belas kasihan. Berbeda dgn hati Bapa yg penuh kasih, kemurahan dan belas kasihan, tapi raja jangan coba-coba.

Matius 22:11-13" Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Pakaian pesta itu berbicara tentang persiapan kita. Kehidupan yg tidak ada persiapan akan berakhir dgn tragis seperti perumpamaan ini. Itu sebabnya saat kita menyanyikan lagu-lagu yg bertemakan "Raja", mari pertanyakan pada diri kita sendiri " Sudah siapkah kita menyambut Dia yg akan datang kembali sebagai Raja?"

Semoga Tuhan memberkati....



Posted: 11-06-2012 19:00:06


  share